Malang Autism Center

Categories
Event MAC event_reguler

MACo 2025 Kolaborasi Lintas Bidang untuk Edukasi Autism

Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang autisme, Malang Autism Center (MAC) menghadirkan sebuah event bertajuk Malang Autism Colors 2025 (MACo 2025). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas bidang yang menggabungkan edukasi, apresiasi karya, serta interaksi antara berbagai pihak yang peduli terhadap dunia autisme.

Rangkaian Kegiatan MACo 2025

MACo 2025 diselenggarakan dalam beberapa rangkaian kegiatan yang saling terintegrasi. Kegiatan diawali pada tanggal 17 Oktober 2025 melalui pembukaan pameran lukisan karya anak-anak disabilitas, termasuk anak-anak dalam spektrum autisme. Pameran ini menjadi wadah ekspresi sekaligus bentuk apresiasi terhadap potensi dan kreativitas mereka, yang selama ini seringkali belum mendapatkan ruang yang cukup di tengah masyarakat.

Puncak acara kemudian dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 26 Oktober 2025 di Malang Creative Center. Dalam dua hari tersebut, MAC menghadirkan seminar edukatif yang dikemas dalam sistem kelas pilihan. Peserta diberikan kebebasan untuk memilih tiga kelas materi yang ingin diikuti, sehingga setiap individu dapat menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat masing-masing.

Materi yang disampaikan dalam seminar ini berasal dari berbagai perspektif keilmuan. Mulai dari Founder Malang Autism Center, fisioterapis, dokter spesialis, dosen, hingga para penggiat autisme bahkan orang tua individu dengan Autism turut hadir sebagai narasumber. Pendekatan lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai autisme.

Dampak, Partisipasi, dan Kolaborasi

Event ini diikuti oleh kurang lebih 500 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti orang tua anak autis, tenaga pendidik, akademisi, praktisi, hingga masyarakat umum. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan akan edukasi autisme yang tepat dan menyeluruh masih sangat besar.

Lebih dari sekadar acara, MACo 2025 juga menjadi bukti bahwa kolaborasi memiliki peran penting dalam menciptakan dampak yang lebih luas. Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Para donatur dan sponsor turut berkontribusi dalam bentuk dukungan finansial, fasilitas, maupun kolaborasi program

Melalui sinergi ini, Malang Autism Center berhasil menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan bermakna. Tujuan utama dari MACo 2025 adalah memberikan edukasi autisme melalui pendekatan lintas bidang. Dengan pendekatan ini, pemahaman yang terbentuk tidak hanya parsial, tetapi lebih utuh dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Ke depan, Malang Autism Center berharap Malang Autism Colors dapat terus menjadi agenda berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pihak dari berbagai latar belakang. Tidak hanya itu, MACo juga diharapkan dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan, praktik, dan pengalaman nyata di lapangan. Dengan demikian, pemahaman tentang autisme dapat berkembang secara lebih menyeluruh dan aplikatif.

Karena memahami autisme bukan hanya tanggung jawab satu bidang, tetapi kolaborasi bersama.

Categories
Event MAC event_reguler

MAC Gelar “Mari Bicara” Bahas Diet untuk Anak Autisme

Malang, 14 Januari 2026Malang Autism Center (MAC) kembali mengadakan kegiatan Mari Bicara , sebuah forum diskusi interaktif yang ditujukan bagi orang tua anak autis. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Malang Creative Center. Acara tersebut diikuti oleh lima orang tua sebagai peserta.

Acara Mari Bicara kali ini tetap dipandu langsung oleh Bapak Cahyadi , selaku Founder dan CEO Malang Autism Center . Dalam kesempatan tersebut, Bapak Cahyadi mengangkat topik diet untuk anak autis. Topik ini menjadi salah satu perhatian penting bagi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Pentingnya Pemahaman Diet pada Anak Autisme

Dalam pemaparannya, Bapak Cahyadi menjelaskan bahwa pengaturan pola makan pada anak autis tidak dapat disamaratakan. Pola makan perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing anak. Pola makan tidak hanya berkaitan dengan asupan nutrisi, tetapi juga berkaitan dengan perilaku, konsentrasi, serta respons anak terhadap lingkungan sekitar.

“Kita perlu memahami bahwa setiap anak memiliki respon yang berbeda-beda terhadap makanan tertentu. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengamati perubahan yang terjadi pada anak setelah mengonsumsi jenis makanan tertentu.” Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Cahyadi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kendala, serta pertanyaan seputar penerapan diet pada anak autis. Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain mengenai jenis makanan yang perlu dihindari, cara memulai diet secara bertahap, serta bagaimana menyikapi anak yang memiliki kebiasaan makan terbatas ( picky eater ).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Bapak Cahyadi menekankan pentingnya pendekatan yang bertahap dan konsisten, serta kerja sama antara orang tua dan terapis. Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak langsung menerapkan diet ketat tanpa pemahaman yang memadai. Selain itu, kondisi kesehatan anak perlu selalu dipertimbangkan secara menyeluruh

Melalui kegiatan Mari Bicara , Malang Autism Center berharap dapat menjadi ruang aman bagi orang tua untuk berbagi, belajar, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai aspek pendampingan anak autis. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen MAC untuk terus mendukung keluarga dalam proses tumbuh kembang anak secara optimal.

Buka WhatsApp
Klik Untuk Ke Wa
Halo! Apa yang bisa saya bantu