Malang Autism Center

Categories
event_reguler

“Voices from the Spectrum”: Ruang Ekspresi Anak Autisme

Sebagai bagian dari rangkaian Malang Autism Colors 2025 (MACo 2025), Malang Autism Center telah menyelenggarakan pameran lukisan bertajuk “Voices from the Spectrum”. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam peringatan perjalanan Malang Autism Colors.

Pameran ini menghadirkan karya dari 16 anak dengan autisme yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta hingga Mojokerto. Melalui karya-karya tersebut, terlihat bagaimana setiap anak memiliki cara unik dalam mengekspresikan diri, menyampaikan emosi, serta memaknai dunia di sekitarnya.

Kegiatan ini juga menjadi pameran lukisan anak autisme pertama di Jawa Timur. Hal ini menjadi langkah penting dalam membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus untuk berkarya dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Ruang Inklusif yang Telah Dihadirkan

Pameran secara resmi dibuka pada 17 Oktober 2025 dan berlangsung selama satu minggu sebagai bagian dari rangkaian MACo 2025. Selama pelaksanaannya, pameran terbuka untuk umum dan mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan masyarakat.

Pengunjung yang hadir tidak hanya melihat karya seni, tetapi juga merasakan cerita dan proses di balik setiap lukisan. Setiap karya menjadi representasi dari perjalanan anak dalam mengekspresikan diri, sekaligus menjadi bentuk komunikasi yang kuat dengan lingkungan sekitar.

Melalui penyelenggaraan pameran ini, Malang Autism Center berhasil menghadirkan ruang yang inklusif dan suportif bagi anak-anak dalam spektrum autisme. Mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk berkarya, tetapi juga untuk diapresiasi secara nyata.

Lebih dari Sekadar Pameran

Pameran “Voices from the Spectrum” tidak hanya meninggalkan kesan sebagai sebuah kegiatan seni, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki potensi besar yang dapat berkembang ketika diberikan dukungan yang tepat.

Selain itu, pameran ini juga menjadi pengingat bahwa inklusi bukan sekadar konsep, tetapi perlu diwujudkan melalui ruang-ruang nyata yang memberi kesempatan bagi setiap individu untuk tumbuh dan berkembang.

Melalui kegiatan yang telah terlaksana ini, Malang Autism Center berharap kesadaran masyarakat terhadap autisme dapat terus meningkat. Diharapkan semakin banyak ruang serupa yang dapat dihadirkan di masa depan, sehingga anak-anak dengan autisme dapat terus berkarya dan mendapatkan apresiasi yang layak.

Karena pada akhirnya, setiap anak memiliki suara dan melalui seni, suara itu dapat terlihat, terasa, dan dipahami.

Categories
Event MAC event_reguler

MACo 2025 Kolaborasi Lintas Bidang untuk Edukasi Autism

Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang autisme, Malang Autism Center (MAC) menghadirkan sebuah event bertajuk Malang Autism Colors 2025 (MACo 2025). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas bidang yang menggabungkan edukasi, apresiasi karya, serta interaksi antara berbagai pihak yang peduli terhadap dunia autisme.

Rangkaian Kegiatan MACo 2025

MACo 2025 diselenggarakan dalam beberapa rangkaian kegiatan yang saling terintegrasi. Kegiatan diawali pada tanggal 17 Oktober 2025 melalui pembukaan pameran lukisan karya anak-anak disabilitas, termasuk anak-anak dalam spektrum autisme. Pameran ini menjadi wadah ekspresi sekaligus bentuk apresiasi terhadap potensi dan kreativitas mereka, yang selama ini seringkali belum mendapatkan ruang yang cukup di tengah masyarakat.

Puncak acara kemudian dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 26 Oktober 2025 di Malang Creative Center. Dalam dua hari tersebut, MAC menghadirkan seminar edukatif yang dikemas dalam sistem kelas pilihan. Peserta diberikan kebebasan untuk memilih tiga kelas materi yang ingin diikuti, sehingga setiap individu dapat menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat masing-masing.

Materi yang disampaikan dalam seminar ini berasal dari berbagai perspektif keilmuan. Mulai dari Founder Malang Autism Center, fisioterapis, dokter spesialis, dosen, hingga para penggiat autisme bahkan orang tua individu dengan Autism turut hadir sebagai narasumber. Pendekatan lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai autisme.

Dampak, Partisipasi, dan Kolaborasi

Event ini diikuti oleh kurang lebih 500 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti orang tua anak autis, tenaga pendidik, akademisi, praktisi, hingga masyarakat umum. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan akan edukasi autisme yang tepat dan menyeluruh masih sangat besar.

Lebih dari sekadar acara, MACo 2025 juga menjadi bukti bahwa kolaborasi memiliki peran penting dalam menciptakan dampak yang lebih luas. Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Para donatur dan sponsor turut berkontribusi dalam bentuk dukungan finansial, fasilitas, maupun kolaborasi program

Melalui sinergi ini, Malang Autism Center berhasil menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan bermakna. Tujuan utama dari MACo 2025 adalah memberikan edukasi autisme melalui pendekatan lintas bidang. Dengan pendekatan ini, pemahaman yang terbentuk tidak hanya parsial, tetapi lebih utuh dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Ke depan, Malang Autism Center berharap Malang Autism Colors dapat terus menjadi agenda berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pihak dari berbagai latar belakang. Tidak hanya itu, MACo juga diharapkan dapat menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan, praktik, dan pengalaman nyata di lapangan. Dengan demikian, pemahaman tentang autisme dapat berkembang secara lebih menyeluruh dan aplikatif.

Karena memahami autisme bukan hanya tanggung jawab satu bidang, tetapi kolaborasi bersama.

Categories
Blog event_reguler

MAC Kembali Hadirkan Nasi Berkah Ramadan 2026

Setiap bulan Ramadan, Malang Autism Center (MAC) kembali menghadirkan program unggulan bertajuk Nasi Berkah Ramadan. Program ini bukan sekadar kegiatan berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pemberdayaan, dan kebermaknaan bagi anak-anak autis di MAC.

Memasuki tahun ke-4 pelaksanaannya, Nasi Berkah terus tumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Kota Malang dan sekitarnya.

Apa Itu Nasi Berkah?

Nasi Berkah adalah paket nasi untuk berbuka puasa yang diproduksi oleh Malang Autism Center. Seluruh prosesnya mulai dari persiapan, pengemasan, hingga distribusi melibatkan anak-anak autis dengan pendampingan terapis profesional.

Melalui program ini, anak-anak tidak hanya belajar keterampilan kerja dan tanggung jawab, tetapi juga merasakan kebahagiaan karena dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat.

Karena berbagi bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menumbuhkan makna.

Perjalanan Nasi Berkah dari Tahun ke Tahun

Program ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2023 dan terus berkembang setiap tahunnya:

  • 2023: 1.100 kotak Nasi Berkah

  • 2024: 2.200 kotak Nasi Berkah

  • 2025: 11.000 kotak Nasi Berkah

Antusiasme masyarakat dan kepercayaan para donatur menjadi energi besar bagi MAC untuk terus memperluas manfaat program ini.

Nasi Berkah Ramadan 2026

Memasuki Ramadan 2026, Malang Autism Center (MAC) kembali menghadirkan program Nasi Berkah sebagai wujud kepedulian dan kolaborasi kebaikan bersama masyarakat. Sejak hari pertama pelaksanaan, distribusi Nasi Berkah telah menjangkau berbagai masjid di wilayah Malang.

Dalam kurang lebih satu minggu pertama Ramadan, ribuan paket Nasi Berkah telah didistribusikan kepada jamaah untuk berbuka puasa. Setiap kotak yang tersalurkan bukan hanya menjadi hidangan berbuka, tetapi juga membawa semangat berbagi, kebersamaan, dan dukungan nyata bagi anak-anak autis yang terlibat dalam proses produksinya.

Program ini akan terus berjalan sepanjang bulan Ramadan dengan semangat kolaborasi, transparansi, dan kepedulian sosial. MAC berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, baik bagi penerima manfaat maupun bagi anak-anak yang belajar dan bertumbuh melalui program ini.

Untuk Ramadan 2026, Nasi Berkah tersedia dalam dua pilihan paket pemesanan. Untuk pemesanan di bawah 50 box, harga yang ditetapkan adalah Rp14.000 per box dengan minimal pemesanan 10 box. Sementara untuk pemesanan 50 box atau lebih, harga khusus Rp13.000 per box. Harga tersebut sudah termasuk proses memasak, MAC Water 330 ml, serta distribusi ke masjid-masjid tujuan.

Melalui setiap pesanan Nasi Berkah, Anda tidak hanya berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga ikut membuka ruang belajar, kemandirian, dan kebermaknaan bagi anak-anak autis di Malang Autism Center.

Ayo Berbagi Keberkahan

Lewat Nasi Berkah, setiap kotak yang dibagikan bukan hanya untuk berbuka, tetapi juga menjadi langkah kecil yang menghadirkan harapan, kemandirian, dan makna bagi anak-anak autis.

Mari bersama Malang Autism Center, kita wujudkan Ramadan yang lebih bermakna.

Satu nasi, seribu doa, mengalirkan keberkahan.

Categories
event_reguler

Kunjungan HIMPAUDI ke Malang Autism Center

Malang, 24 Januari 2026 – Malang Autism Center (MAC) menerima kunjungan dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Cabang Gedangan, Sidoarjo, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 49 pendidik PAUD dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Autism Spectrum Disorder (ASD) serta praktik pendampingan anak autis di lingkungan pendidikan.

Kegiatan Kunjungan HIMPAUDI ke Malang Autism Center diawali dengan pemaparan materi oleh Bapak Cahyadi. Founder Malang Autism Center tersebut, membahas pengalaman pendampingan Mas Al yang merupakan anak beliau, sejarah berdirinya MAC, pengenalan ASD, serta definisi disabilitas. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya perspektif inklusif terhadap anak dengan kebutuhan khusus, termasuk pembahasan mengenai peluang anak dengan ASD untuk bersekolah di sekolah reguler.

Diskusi, Kunjungan Lingkungan, dan Interaksi Langsung

Sesi materi dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab. Beberapa topik yang dibahas antara lain cara menangani anak autis di sekolah reguler serta ciri-ciri autisme pada usia dewasa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul seputar praktik pendampingan di lingkungan PAUD.

Selain sesi diskusi, peserta diajak berkeliling lingkungan Malang Autism Center untuk mengenal berbagai program yang dijalankan. Program tersebut meliputi kegiatan pembelajaran hingga Cooking Class. Kegiatan ini ditutup dengan interaksi langsung antara peserta, terapis, dan anak-anak autis yang sedang menjalani aktivitas di MAC.

Melalui kunjungan HIMPAUDI ke Malang Autism Center ini, Malang Autism Center berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan para pendidik PAUD. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif, ramah, dan memahami kebutuhan anak dengan Autism Spectrum Disorder.

Malang Autism Center akan senantiasa membuka ruang kolaborasi bagi pendidik, orang tua, serta masyarakat umum. MAC juga berkomitmen menjadi tempat berbagi wawasan bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang Autism Spectrum Disorder. Melalui berbagai kegiatan edukatif, diskusi, dan kunjungan kelembagaan, MAC terus menjalankan perannya sebagai pusat pembelajaran dan berbagi wawasan. Komitmen ini diwujudkan dalam upaya mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif, ramah, dan berpihak pada kebutuhan anak autis. Ke depan, MAC mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama berkontribusi dalam upaya pendampingan dan pengembangan potensi anak secara optimal.

Categories
Event MAC event_reguler

MAC Gelar “Mari Bicara” Bahas Diet untuk Anak Autisme

Malang, 14 Januari 2026Malang Autism Center (MAC) kembali mengadakan kegiatan Mari Bicara , sebuah forum diskusi interaktif yang ditujukan bagi orang tua anak autis. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Malang Creative Center. Acara tersebut diikuti oleh lima orang tua sebagai peserta.

Acara Mari Bicara kali ini tetap dipandu langsung oleh Bapak Cahyadi , selaku Founder dan CEO Malang Autism Center . Dalam kesempatan tersebut, Bapak Cahyadi mengangkat topik diet untuk anak autis. Topik ini menjadi salah satu perhatian penting bagi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Pentingnya Pemahaman Diet pada Anak Autisme

Dalam pemaparannya, Bapak Cahyadi menjelaskan bahwa pengaturan pola makan pada anak autis tidak dapat disamaratakan. Pola makan perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing anak. Pola makan tidak hanya berkaitan dengan asupan nutrisi, tetapi juga berkaitan dengan perilaku, konsentrasi, serta respons anak terhadap lingkungan sekitar.

“Kita perlu memahami bahwa setiap anak memiliki respon yang berbeda-beda terhadap makanan tertentu. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengamati perubahan yang terjadi pada anak setelah mengonsumsi jenis makanan tertentu.” Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Cahyadi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kendala, serta pertanyaan seputar penerapan diet pada anak autis. Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain mengenai jenis makanan yang perlu dihindari, cara memulai diet secara bertahap, serta bagaimana menyikapi anak yang memiliki kebiasaan makan terbatas ( picky eater ).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Bapak Cahyadi menekankan pentingnya pendekatan yang bertahap dan konsisten, serta kerja sama antara orang tua dan terapis. Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak langsung menerapkan diet ketat tanpa pemahaman yang memadai. Selain itu, kondisi kesehatan anak perlu selalu dipertimbangkan secara menyeluruh

Melalui kegiatan Mari Bicara , Malang Autism Center berharap dapat menjadi ruang aman bagi orang tua untuk berbagi, belajar, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai aspek pendampingan anak autis. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen MAC untuk terus mendukung keluarga dalam proses tumbuh kembang anak secara optimal.

Categories
event_reguler Post Utama

Pelatihan Frozen Food di LPK CKW Mulai Berjalan Secara Reguler

LPK Cipta Kriya Wiyasa, lembaga pelatihan kerja di bawah naungan Malang Autism Center (MAC), terus melangkah maju dalam menciptakan ruang belajar dan bekerja yang inklusif bagi pemuda penyandang autisme. Salah satu program unggulan yang kini telah berjalan secara reguler adalah pelatihan pembuatan produk frozen food berbahan dasar lele.

Program ini menjadi bagian penting dari visi MAC untuk membekali peserta dengan keterampilan vokasional yang relevan dengan kebutuhan pasar. Pada periode pelatihan terbaru, sebanyak empat peserta telah mengikuti program ini dan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam setiap sesi. Mereka dilatih untuk mengolah ikan lele menjadi berbagai produk siap masak yang higienis, bergizi, dan memiliki daya tahan simpan yang panjang.

Pelatihan ini dilaksanakan selama dua minggu, dengan intensitas Senin hingga Kamis, total 24 jam pelatihan. Seluruh proses pembelajaran dilakukan secara langsung oleh Mas Guyub, seorang instruktur berpengalaman yang secara sabar dan telaten membimbing peserta dari proses awal hingga tahap pengemasan produk.

On Job Training Pelatihan Frozen Food

Tidak hanya belajar di ruang praktik, para peserta juga langsung diterjunkan ke lapangan melalui program on job training (OJT). Kegiatan ini dilakukan selama bulan Ramadan, bekerja sama dengan inisiatif sosial Nasi Berkah yakni program pembagian makanan berbuka puasa untuk masyarakat yang membutuhkan. Dalam program ini, para peserta bertugas memproduksi menu frozen berbasis lele yang kemudian diolah menjadi hidangan berbuka.

Yang membanggakan, peserta juga mendapatkan fee dari hasil keterlibatan mereka dalam OJT tersebut. Selain menambah pengalaman kerja, insentif ini menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras mereka dan menumbuhkan rasa percaya diri untuk terus berkembang.

Program ini tidak hanya memberi keterampilan teknis, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, kerja tim, dan tanggung jawab. Ke depan, LPK Cipta Kriya Wiyasa menargetkan lebih banyak peserta dapat mengikuti pelatihan serupa. Para peserta juga diharapkan mampu memproduksi frozen food secara mandiri, baik secara individu maupun melalui skema koperasi bersama.

MAC berkomitmen untuk terus mendampingi penyandang autisme melalui pelatihan yang bermakna dan berkelanjutan. Tujuannya adalah agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi dalam masyarakat.

Kami percaya, setiap individu memiliki potensi luar biasa untuk berkembang dan berdaya. Anda bisa ikut berperan dalam perjalanan mereka menuju kemandirian dengan mendukung program pelatihan di LPK Cipta Kriya Wiyasa.

Categories
event_reguler

Workshop Gratis Produksi Prozen Food Lele Oleh MAC

Malang, 9 Januari 2025 – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa menggelar soft launching perdananya dengan cara yang inspiratif. Acara ini berlangsung di Malang Creative Center (MCC), tepatnya di ruang Food Lab lantai 3. Dalam rangkaian kegiatan ini, diadakan workshop pelatihan produksi prozen food berbahan dasar ikan lele, yang menariknya diselenggarakan secara gratis bagi para peserta. Produksi Prozen Food Lele oleh komunitas MAC di pandu oleh seorang instruktur.

Kegiatan ini dipimpin oleh Hafid, sebagai seorang instruktur dari MAC, yang didampingi oleh tim pendukungnya.Workshop yang diikuti oleh anak-anak dari yayasan autisme yang berada di luar MAC ini menghadirkan suasana workshop yang ramah, inklusif, dan penuh semangat. Peserta mengajarkan berbagai keterampilan praktis mulai dari proses membersihkan ikan lele, mengolahnya menjadi produk makanan beku siap saji, hingga membungkus hasil produksi dengan kualitas standar.

Workshop gratis ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga mengajarkan higienitas dan kebersihan yang penting dalam industri makanan. Hafid dan timnya memberikan bimbingan secara bertahap agar peserta dapat mengikuti setiap proses dengan baik. Pendekatan ini disesuaikan dengan kebutuhan individu, sehingga kegiatan menjadi inklusif dan efektif.

Memberdayakan Anak Autis Melalui Produksi Prozen Food Lele Oleh MAC

Kegiatan ini memiliki nilai lebih dengan membantu melatih kemampuan motorik halus, meningkatkan fokus, dan mengenalkan anak autis pada keterampilan yang dapat menjadi bekal kemandirian di masa depan.“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak autis memiliki potensi besar untuk berkembang. Soft launching ini adalah langkah awal kami untuk membuka lebih banyak peluang pelatihan inklusif di kemudian hari,” ujar Hafid.

Soft launching ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa kepada masyarakat. Lembaga ini berkomitmen pada pemberdayaan penyandang disabilitas melalui berbagai program pelatihan yang inklusif. Pendidikan keterampilan praktis yang diberikan secara gratis menjadi salah satu upaya nyata untuk mendukung kemandirian mereka. Diperkirakan, lembaga ini dapat menjadi pionir dalam menciptakan peluang baru bagi penyandang disabilitas, khususnya di Malang.

Selain menjadi ajang pelatihan, acara ini sekaligus menjadi simbol nyata inklusi sosial yang terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak. LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa memulai langkah awal yang positif melalui program pelatihan inklusif. Lembaga ini berkomitmen untuk terus menghadirkan pelatihan yang bermanfaat bagi penyandang disabilitas. Tujuannya adalah agar semakin banyak anak autis yang merasakan manfaat langsung dari inisiatif mulia ini.

Categories
event_reguler

MAC Tingkatkan Kreativitas Anak Autis di Workshop Fotografi

Malang, 9 Januari 2025 – LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa menggelar soft launching perdananya dengan konsep yang kreatif dan inspiratif. Bertempat di Malang Creative Center (MCC), tepatnya di Studio Foto lantai 5, acara ini dikemas dalam bentuk workshop fotografi. Workshop ini memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk belajar menggunakan kamera secara praktis, mulai dari memahami fitur-fitur kamera hingga teknik dasar memotret. Sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak autis. 

Dipimpin oleh Bintang, seorang instruktur dari MAC, workshop ini diikuti oleh anak-anak autis dari komunitas yang sama. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan mengenal alat-alat kamera, memahami fitur-fitur dan tools yang tersedia, serta langsung mempraktikkan kemampuan mereka. Dengan pendekatan yang sederhana namun efektif, Bintang berhasil membantu anak-anak memahami materi dengan baik.

Selain mempelajari teori dan teknik dasar, para peserta juga diberi tantangan untuk memotret berbagai objek di studio menggunakan kreativitas mereka. Dengan bantuan langsung dari Bintang dan tim, anak autis ini mampu menghasilkan foto-foto yang unik dan penuh makna. Proses ini tidak hanya melatih kemampuan teknis mereka, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk mengekspresikan diri melalui seni fotografi.

Kreativitas Anak Autis di Workshop Fotografi

Workshop ini menjadi pengalaman yang berkesan, baik bagi peserta maupun instruktur. “Wah, sangat menarik sekali event pertama one day skill dari LPK Cipta Kriya Wiyasa ini! Satu pengalaman yang tak akan terlupakan. Sangat unik menurut saya, karena ternyata anak autis tidak seperti yang dibayangkan. Mereka sangat lihai menggunakan kamera, dan uniknya, mereka langsung paham tentang segitiga eksposur dengan lancar meski dengan bahasa yang berbeda,” ujar Bintang saat menceritakan pengalamannya.

Soft launching ini menjadi langkah awal yang berkesan bagi LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa dalam mewujudkan komitmen mereka untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui pelatihan yang inklusif dan inovatif. Dengan pelatihan seperti ini, lembaga berharap dapat terus menciptakan program-program yang mendukung kemandirian penyandang disabilitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, melalui workshop ini MAC juga berharap anak autis dapat mengasah bakat dan keterampilan.

Categories
event_reguler

Workshop Office Boy di Soft Launching LPK Disabilitas oleh MAC

Malang, 9 Januari 2025Dalam rangkaian acara soft launching LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa, Malang Autism Center (MAC) menyelenggarakan workshop pelatihan Office Boy. Kegiatan ini berlangsung di MCC Malang, tepatnya di Studio Foto lantai 5, yaitu dilaksanakan sebelum pelatihan fotografi yang juga merupakan rangkaian dari Soft launching. 

Workshop ini dipimpin langsung oleh Adrian, salah satu instruktur  dari MAC. Para peserta pelatihan merupakan anak-anak binaan MAC yang memiliki semangat untuk belajar dan berkarier di dunia Office boy. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman serta pengalaman praktis peran dan tanggung jawab seorang Office Boy di lingkungan hotel ataupun perkantoran.

Pelatihan mencakup berbagai aspek penting, seperti menjaga kebersihan area publik, menangani permintaan tamu, serta memahami etika kerja di perhotelan atau perkantoran. Dengan metode pengajaran yang interaktif, Adrian memberikan pemahaman langsung dan membimbing peserta dalam praktik.

Workshop Office Boy Guna Melatih Keterampilan dan Siap Terjun ke Dunia Kerja

Workshop ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga menyiapkan peserta untuk praktik langsung di dunia kerja. Setelah pelatihan di LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa, peserta akan mendapatkan kesempatan magang di hotel-hotel mitra yang telah bekerja sama dengan MAC. Selama magang, mereka akan didampingi oleh supervisor untuk memastikan penerapan keterampilan yang telah dipelajari selama pelatihan.

Program ini juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi yang baik dengan tamu. Dengan demikian, peserta tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki sikap profesional yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap anak-anak MAC dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk bersaing di dunia kerja. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk sukses,” ujar Adrian, sang instruktur.

Workshop ini merupakan bagian dari misi LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa dalam memberdayakan penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan kerja. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan semangat mereka untuk belajar dan berkembang. Dengan dukungan penuh dari MAC, para peserta diharapkan mampu menapaki karir yang lebih cerah di industri perhotelan.

Soft launching LPK Disabilitas Cipta Kriya Wiyasa menjadi langkah awal penting dalam menciptakan peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas. Hal ini juga menunjukkan komitmen Malang Autism Center untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berdaya.

Categories
event_reguler Post Utama

Soft Launching Lembaga Pelatihan Kerja Disabilitas Oleh MAC

Memasuki tahun 2025, Malang Autism Center (MAC) kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan anak-anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD). Kali ini, melalui peluncuran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Disabilitas “Cipta Kriya Wiyasa”, MAC memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak autis untuk mengembangkan keterampilan praktis yang siap digunakan dalam dunia kerja. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak autis dengan menyediakan pelatihan yang relevan dan sesuai dengan kemampuan mereka.

Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Disabilitas “Cipta Kriya Wiyasa” dirancang dengan pendekatan yang inklusif, mengutamakan pemberdayaan melalui keterampilan praktis yang dibutuhkan di berbagai sektor industri. Pada fase awal, lembaga ini menawarkan tiga program pelatihan unggulan: Office Boy (OB), Pengolahan Frozen Food, dan Fotografi. Program-program ini diadaptasi sesuai dengan standar LPK pada umumnya, namun disesuaikan dengan kebutuhan khusus anak-anak penyandang disabilitas, untuk membantu mereka mengembangkan potensi diri secara optimal.

Keunikan pelatihan di LPK “Cipta Kriya Wiyasa” terletak pada pendekatan yang mengutamakan pembelajaran berbasis keterampilan. Selain itu, peserta juga mendapatkan dukungan emosional dan psikologis agar merasa nyaman dan percaya diri dalam mengikuti program pelatihan. Dengan kurikulum yang disusun khusus, anak-anak dapat mempelajari keterampilan aplikatif untuk dunia kerja dan mempersiapkan mereka hidup lebih mandiri.

Setelah sukses menjalani soft launching pada awal tahun 2025, LPK “Cipta Kriya Wiyasa” akan melaksanakan peluncuran resmi pada 20 Februari 2025. Peluncuran penuh ini bertujuan agar lebih banyak anak-anak penyandang disabilitas, terutama dengan gangguan spektrum autisme, dapat merasakan manfaat program pelatihan. Dengan ini, diharapkan lebih banyak anak-anak dapat berkembang melalui kesempatan yang diberikan.

Keberhasilan MAC dalam Pendidikan Anak Disabilitas sebagai Dasar Pembentukan Lembaga Pelatihan Kerja Disabilitas

Sejak berdiri pada Oktober 2015, Malang Autism Center (MAC) fokus pada terapi perilaku dan pendidikan anak-anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD). MAC menggunakan metode Applied Behavior Analysis (ABA) yang terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial, komunikasi, dan perilaku adaptif. Metode ini membantu anak autis mempersiapkan diri untuk kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

MAC mengusung konsep pesantren atau berasrama, menyediakan lingkungan yang aman, terstruktur, dan kondusif bagi anak-anak ASD. Lingkungan ini didukung oleh tim terapis dan pendidik yang berkompeten di bidangnya. Berlokasi di Jl. Manggar No. 08, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, MAC berkomitmen memberikan layanan terbaik agar anak-anak ASD dapat mencapai kemandirian dan kualitas hidup yang lebih baik.

Hingga saat ini, MAC telah berhasil meuluskan 25 anak melalui program pelatihan berbasis asrama. Para lulusan MAC tidak hanya mendapatkan keterampilan praktis, tetapi juga bimbingan untuk menjadi individu yang mandiri dan percaya diri. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa anak-anak penyandang disabilitas dapat mencapai potensi terbaik mereka. Dengan pendekatan yang tepat, mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan diluncurkannya LPK “Cipta Kriya Wiyasa”, MAC berharap dapat memperluas dampak positif dari program pelatihannya. LPK ini juga memberikan kesempatan bagi lebih banyak anak autis untuk berkembang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan adil bagi setiap individu, terlepas dari keterbatasan.

Buka WhatsApp
Klik Untuk Ke Wa
Halo! Apa yang bisa saya bantu