Malang Autism Center

Categories
event_reguler

Kunjungan HIMPAUDI ke Malang Autism Center

Malang, 24 Januari 2026 – Malang Autism Center (MAC) menerima kunjungan dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Cabang Gedangan, Sidoarjo, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 49 pendidik PAUD dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Autism Spectrum Disorder (ASD) serta praktik pendampingan anak autis di lingkungan pendidikan.

Kegiatan Kunjungan HIMPAUDI ke Malang Autism Center diawali dengan pemaparan materi oleh Bapak Cahyadi. Founder Malang Autism Center tersebut, membahas pengalaman pendampingan Mas Al yang merupakan anak beliau, sejarah berdirinya MAC, pengenalan ASD, serta definisi disabilitas. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya perspektif inklusif terhadap anak dengan kebutuhan khusus, termasuk pembahasan mengenai peluang anak dengan ASD untuk bersekolah di sekolah reguler.

Diskusi, Kunjungan Lingkungan, dan Interaksi Langsung

Sesi materi dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab. Beberapa topik yang dibahas antara lain cara menangani anak autis di sekolah reguler serta ciri-ciri autisme pada usia dewasa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul seputar praktik pendampingan di lingkungan PAUD.

Selain sesi diskusi, peserta diajak berkeliling lingkungan Malang Autism Center untuk mengenal berbagai program yang dijalankan. Program tersebut meliputi kegiatan pembelajaran hingga Cooking Class. Kegiatan ini ditutup dengan interaksi langsung antara peserta, terapis, dan anak-anak autis yang sedang menjalani aktivitas di MAC.

Melalui kunjungan HIMPAUDI ke Malang Autism Center ini, Malang Autism Center berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan para pendidik PAUD. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif, ramah, dan memahami kebutuhan anak dengan Autism Spectrum Disorder.

Malang Autism Center akan senantiasa membuka ruang kolaborasi bagi pendidik, orang tua, serta masyarakat umum. MAC juga berkomitmen menjadi tempat berbagi wawasan bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang Autism Spectrum Disorder. Melalui berbagai kegiatan edukatif, diskusi, dan kunjungan kelembagaan, MAC terus menjalankan perannya sebagai pusat pembelajaran dan berbagi wawasan. Komitmen ini diwujudkan dalam upaya mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif, ramah, dan berpihak pada kebutuhan anak autis. Ke depan, MAC mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama berkontribusi dalam upaya pendampingan dan pengembangan potensi anak secara optimal.

Categories
Event MAC event_reguler

MAC Gelar “Mari Bicara” Bahas Diet untuk Anak Autisme

Malang, 14 Januari 2026Malang Autism Center (MAC) kembali mengadakan kegiatan Mari Bicara , sebuah forum diskusi interaktif yang ditujukan bagi orang tua anak autis. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Malang Creative Center. Acara tersebut diikuti oleh lima orang tua sebagai peserta.

Acara Mari Bicara kali ini tetap dipandu langsung oleh Bapak Cahyadi , selaku Founder dan CEO Malang Autism Center . Dalam kesempatan tersebut, Bapak Cahyadi mengangkat topik diet untuk anak autis. Topik ini menjadi salah satu perhatian penting bagi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Pentingnya Pemahaman Diet pada Anak Autisme

Dalam pemaparannya, Bapak Cahyadi menjelaskan bahwa pengaturan pola makan pada anak autis tidak dapat disamaratakan. Pola makan perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing anak. Pola makan tidak hanya berkaitan dengan asupan nutrisi, tetapi juga berkaitan dengan perilaku, konsentrasi, serta respons anak terhadap lingkungan sekitar.

“Kita perlu memahami bahwa setiap anak memiliki respon yang berbeda-beda terhadap makanan tertentu. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam mengamati perubahan yang terjadi pada anak setelah mengonsumsi jenis makanan tertentu.” Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Cahyadi.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab, di mana para orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kendala, serta pertanyaan seputar penerapan diet pada anak autis. Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain mengenai jenis makanan yang perlu dihindari, cara memulai diet secara bertahap, serta bagaimana menyikapi anak yang memiliki kebiasaan makan terbatas ( picky eater ).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Bapak Cahyadi menekankan pentingnya pendekatan yang bertahap dan konsisten, serta kerja sama antara orang tua dan terapis. Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak langsung menerapkan diet ketat tanpa pemahaman yang memadai. Selain itu, kondisi kesehatan anak perlu selalu dipertimbangkan secara menyeluruh

Melalui kegiatan Mari Bicara , Malang Autism Center berharap dapat menjadi ruang aman bagi orang tua untuk berbagi, belajar, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai aspek pendampingan anak autis. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen MAC untuk terus mendukung keluarga dalam proses tumbuh kembang anak secara optimal.

Categories
Artikel ASD

Pembelajaran Anak ASD, Strategi Efektif untuk Mengajar

Mengajar anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) memerlukan pendekatan yang sedikit berbeda, karena mereka memiliki cara belajar yang unik. Pembelajaran anak ASD sering kali dihadapkan dengan tantangan, seperti kesulitan dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan kadang kesulitan mengoordinasi tubuh mereka. Namun, jangan khawatir! Dengan pendekatan yang tepat, proses belajar dapat menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi mereka.

Anak dengan ASD sering menunjukkan perilaku berulang dan kesulitan saat berhubungan dengan orang lain. Nah, di kelas, ini bisa membuat mereka sedikit kesulitan mengikuti pelajaran atau berinteraksi dengan teman-temannya. Tapi, jangan khawatir, Ada banyak cara supaya anak-anak dengan ASD tetap bisa belajar dengan nyaman dan senang. Kuncinya adalah sesuaikan cara belajar dengan kebutuhan mereka.

Cara Belajar yang Bisa Bantu Anak dengan ASD

  1. Rutinitas Itu Kunci
    Anak dengan ASD sering lebih nyaman kalau ada rutinitas yang jelas. Jadi, coba buat jadwal yang mudah dimengerti, misalnya dengan menggunakan gambar atau papan jadwal. Jadwal yang terstruktur bikin anak merasa aman dan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Contohnya, guru bisa pakai papan visual yang menunjukkan urutan kegiatan, misalnya: “Belajar Matematika”, “Istirahat”, “Olahraga”, “Pulangan”. Anak jadi tahu kalau nanti akan ada kegiatan apa, jadi mereka nggak bingung atau stres.
  1. Menggunakan Visual Itu Lebih Mudah
    Anak dengan ASD cenderung lebih mudah belajar dengan gambar atau video. Jadi, saat mengajarkan sesuatu, coba gunakan gambar atau diagram. Misalnya, kalau ngajarin kosakata baru, bisa pakai flashcards dengan gambar objek yang sesuai. Anak jadi lebih gampang nyambung dan hafal dengan kata yang diajarkan.
  2. Belajar Sesuai dengan Kecepatan Anak
    Setiap anak itu unik! Ada yang bisa belajar cepat, ada yang butuh lebih banyak waktu. Jadi, belajar secara individu itu penting banget, supaya anak nggak merasa tertinggal atau bingung. Beberapa anak mungkin lebih nyaman belajar sendirian dengan guru, sementara yang lain bisa belajar bareng teman-temannya.
  1. Puji dan Hargai Setiap Usaha
    Anak-anak dengan ASD mungkin nggak selalu bisa mengikuti instruksi langsung. Tapi, kalau mereka berhasil, walaupun cuma sedikit, beri pujian. Penguatan positif kayak gini bikin anak merasa dihargai dan lebih semangat untuk terus belajar. Misalnya, kalau anak berhasil menyelesaikan tugas, kasih pujian atau reward kecil. Ini bikin mereka merasa lebih percaya diri dan nggak malas buat coba lagi
  2. Main Fisik Itu Juga Penting!
    Banyak anak dengan ASD yang kesulitan mengoordinasikan gerakan tubuh. Tapi, jangan khawatir, latihan fisik bisa membantu banget! Coba ajak mereka main bola, yoga, atau aktivitas fisik lain yang bisa bantu mengembangkan koordinasi motorik mereka. Ini bukan cuma bantu fisik mereka, tapi juga bisa bikin mereka lebih percaya diri.

Manfaat Strategi Pembelajaran yang Tepat 

  1. Peningkatan Keterampilan Sosial
    Dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan interaktif, anak dengan ASD bisa belajar bagaimana berkomunikasi dan bekerja sama dengan teman-temannya. Kegiatan belajar dalam kelompok kecil, misalnya, memberikan kesempatan bagi mereka untuk berlatih berbicara, berbagi, dan bermain bersama. Hal ini sangat penting untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial yang akan berguna dalam kehidupan mereka sehari-hari.
  2. Kemandirian yang Lebih Baik
    Salah satu tujuan dari pembelajaran untuk anak dengan ASD adalah untuk meningkatkan kemandirian mereka. Dengan adanya rutinitas yang jelas dan latihan yang terstruktur, anak-anak ini bisa mulai mengelola kegiatan sehari-hari mereka dengan lebih baik, baik itu di sekolah maupun di rumah. Mereka juga akan merasa lebih percaya diri dalam melakukan tugas-tugas mandiri.
  3. Pengembangan Kognitif dan Emosional
    Pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka bisa membantu anak-anak dengan ASD mengembangkan kemampuan kognitif mereka dengan cara yang lebih menyenangkan. Selain itu, anak juga bisa belajar untuk mengelola perasaan dan emosi mereka dengan lebih baik, yang penting dalam interaksi sosial.

Mengajar anak dengan ASD memang perlu pendekatan yang lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Selain itu, dengan memberi struktur yang jelas, menggunakan alat bantu visual, memberikan penguatan positif, dan melibatkan mereka dalam aktivitas fisik yang menyenangkan, kita bisa membantu anak-anak dengan ASD berkembang lebih baik, baik dari segi akademis, sosial, maupun emosional.

Dengan demikian, dalam pembelajaran anak ASD, meskipun mereka mungkin belajar dengan cara yang berbeda, dengan metode yang tepat, mereka bisa mencapai potensi mereka dan merasa lebih terlibat dalam proses belajar. Oleh karena itu, mari kita terus berinovasi dan menciptakan lingkungan pembelajaran anak ASD yang inklusif dan mendukung, agar anak-anak dengan ASD bisa tumbuh dan berkembang dengan penuh percaya diri.

 

Buka WhatsApp
Klik Untuk Ke Wa
Halo! Apa yang bisa saya bantu